Jumat, 05 Januari 2018

Strategi Sukses Ikut Lelang Rumah Bank


foto hanya ilustrasi rumah.com


Harga murah yang ditawarkan membuat rumah lelang menjadi salah satu alternatif incaran bagi orang yang berencana memiliki hunian pribadi. Rumah dengan harga murah kini sangat sulit untuk ditemukan, apalagi di kota-kota besar seperti Bogor, Depok, hingga Jakarta. Ditambah lagi harga properti yang terus melambung setiap tahun, rasanya keinginan untuk cari rumah dijual murah di Bogor semakin sulit untuk diwujudkan.

Mengingat rumah adalah salah satu kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi, terdapat dua opsi yang biasanya dipilih banyak orang, menyewa, atau membelinya dengan cicilan. Ketimbang membayar sewa tiap bulan untuk sesuatu yang tidak akan menjadi milik pribadi, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat untuk memiliki rumah. Selain melalui dua cara tersebut, ternyata masih ada opsi lain untuk bisa memiliki rumah dengan harga murah, yaitu dengan mengikuti lelang rumah.

Membeli rumah lelang memang tergolong lebih murah dibanding membeli rumah baru. Untuk mendapatkanya, terdapat proses yang bisa dibilang susah-susah gampang, karena ada tata cara lelang yag harus kita taati. Selengkapnya, berikut tahapan-tahapan untuk mengikuti lelang rumah.

Mencari rumah lelang
Lelang rumah umumnya dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) atau pihak swasta yang ditunjuk bank. Biasanya bank akan mempublikasikan informasi seputar rumah lelang melalui kantor cabang, media massa, atau situs resmi mereka. Kita juga bisa cari rumah yang bertuliskan “dalam pengawasan bank”. Rumah dengan tulisan tersebut sudah pasti merupakan rumah yang akan dilelang. Biasanya terdapat tanda bank mana yang menyita rumah tersebut.

Mendaftar ke KPKNL atau pihak swasta yang ditunjuk bank
Setelah menemukan rumah lelang pilihan, kita harus mendatangi dan mendaftar di balai lelang pemerintah ataupun swasta yang ditunjuk oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Perlu diketahui bahwa calon pembeli boleh saja melakukan survei ke rumah lelang dan mengecek kualitas rumah tersebut. Namun kita tidak dapat membeli rumah lelang secara langsung melalui nasabah yang disita rumahnya oleh bank.

Membayar uang muka rumah lelang
Jika ingin mengikuti lelang di KPKNL atau pihak swasta yang ditunjuk bank, calon pembeli harus menyetor uang pendaftaran sebesar 20% dari jumlah limit atau batasan lelang. Misalnya sebuah rumah di Jakarta Timur dilelang dengan batas Rp200 juta. Maka jumlah uang pendaftaran minimal yang harus kita berikan sejumlah Rp200 juta.

Melunasi biaya rumah lelang
Jika peserta memenangkan lelang, maka biaya pelunasan harus dibayar dalam kurun waktu yang telah ditentukan, biasanya bisa 3 hingga 5 hari. Satu hal yang harus diingat, pemenang lelang tidak dapat membatalkan proses lelang jika sudah menang. Jika terpaksa dibatalkan, maka calon pembeli tersebut masuk daftar hitam pelelangan dan tidak dapat mengikuti pelelangan lainnya selama 3 bulan. Sedangkan jika tidak menang lelang, maka uang jaminan akan sepenuhnya dikembalikan. Setelah melunasi pelelangan, KPKNL akan memberi berkas yang harus dibawa ke bank.  Berkas tersebut nantinya dapat ditukarkan dengan sertifikat rumah.

Membeli dan cari rumah dijual murah di Bogor dengan system lelang memang terjamin keamanannya, namun ada hal-hal yang wajib diperhatikan Rumah yang dijual pada lelang rumah merupakan rumah sitaan milik nasabah bank yang tidak mampu melunasi cicilan KPR yang harus dibayarkan setiap bulan. Maka dari itu, harganya lebiuh murah dari harga rumah di pasaran. Meski demikian, membeli rumah lelang tetap aman karena terjamin dasar hukumnya. Namun tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli rumah lelang agar kita tak rugi.

Pastikan kelengkapan surat rumah
Sebelum melelang rumah, tentu pihak bank sudah memastikan seluruh kelengkapan dokumen rumah yang hendak dilelang. Namun sebaiknya kita juga mengecek kembali kelengkapan surat-surat tersebut. Pastikan dokumen-dokumen seperti izin mendirikan bangunan (IMB), sertifikat tanah dan rumah, pajak bumi dan bangunan semuanya lengkap dan sudah sesuai aturan yang berlaku.

Survei langsung kondisi rumah
Untuk memastikan kondisi rumah yang akan dibeli, sebaiknya kita mendatangi dan mengecek langsung ke lokasi rumah. Cek dengan teliti seputar kondisi rumah tersebut, apakah memang layak huni, atau masih butuh renovasi sana-sini. Hal ini tentu akan berpengaruh pada bujet yang harus dikeluarkan di kemudian hari. Menanyakan riwayat rumah ke pihak bank juga sangat dianjurkan. Jangan sampai kita membeli rumah lelang dengan harga murah namun memiliki riwayat buruk seperti rawan bencana alam atau rawan terjadi sengketa ke depannya.

Mengikuti lelang rumah lebih menguntungkan
Membeli rumah lewat pelelangan memang menjadi solusi menguntungkan bagi kita yang ingin memiliki properti, baik untuk dihuni, maupun investasi. Namun pastikan bahwa keuangan kita tak akan terganggu. Perlu diketahui sebelumnya, lelang rumah mengharuskan kita untuk melunasi aset dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Sehingga kita membutuhkan dana yang cukup besar agar proses lelang berjalan lancar. Meski dana masih belum mencukupi, kita juga bisa mengajukan KPR untuk rumah lelang. Sebelum mengikuti lelang, kita harus menghubungi pihak bank untuk membicarakan skema KPR. Dengan banyak alternatif yang memberi solusi tersebut, kita tak perlu lagi menunda untuk memiliki hunian pribadi.

Itulah beberapa cara dan strategi yang bisa kamu terapkan saat akan membeli atau cari rumah dijual murah di Bogor lelang dengan mudah. Semoga ulasan dan pembahasan diatas bisa menambah informasi dan wawasanmu.
Read more